Rabu, 27 Mei 2026

Siapa Bashar al-Assad? Ini Penjelasan Syech Al Fuli, Warga Mesir yang Kini Menetap di Indonesia

Banyak yang ingin tahu apa yang terjadi di Suriah sekarang, dan saya membuat video hari ini, Lillahi Ta'ala sebagai Insya Allah, saksi di hari akhir.

Tayang:
Editor: Yocerizal
zoom-inlihat foto Siapa Bashar al-Assad? Ini Penjelasan Syech Al Fuli, Warga Mesir yang Kini Menetap di Indonesia
Serambinews.com
Syech Muhammad Al Fuli, warga mesir yang kini menetap di Indonesia, menceritakan tentang siapa Bashar al-Assad. 

TRIBUNNANGGROE.COM - Banyak masyarakat yang bingung tentang apa yang terjadi di Suriah saat ini dan bagaimana menyikapinya.

Muncul berbagai narasi pro dan kontra terhadap tumbangnya rezim Bashar al-Assad, menyusul serangan yang dilakukan oleh pihak pemberontak.

Sebagian mengaitkan posisi Suriah dalam konflik di Palestina, serta hubungan dekat negara tersebut dengan Iran dan Rusia.

Bahkan, jatuhnya pemerintahan Bashar al-Assad dikaitkan dengan peran serta Amerika Serikat dan Israel dalam membantu kaum pemberontak.

Tetapi, narasi lainnya yang berkembang bahwa Suriah selama ini dikuasai oleh diktator yang kejam dan zalim, yang tega membunuh rakyatnya sendiri demi kekuasaan.

Pasukan pejuang Hamas di Palestina bahkan ikut merayakan atas jatuhnya pemerintahan Bashar al-Assad. 

Lalu apa yang sebenarnya terjadi di Suriah dan siapa itu Bashar al-Assad?

Hal ini lah yang kemudian diulas oleh Syech Muhammad Al Fuli, seorang warga Mesir yang kini menetap di Indonesia.

Baca juga: Pemkab Simeulue Akan Gelar Turnamen Memancing, Hadiah Utama Satu Unit Sepeda Motor 

Melalui postingan video di akun TikToknya, pria pemilik nama lengkap Mohamed Ali Gilal El Fouly ini menceritakan tentang Suriah dan siapa itu Bashar al-Assad.

"Banyak yang ingin tahu apa yang terjadi di Suriah sekarang, dan saya membuat video hari ini, Lillahi Ta'ala sebagai Insya Allah, saksi di hari akhir," kata Al Fuli di awal videonya.

"Video ini ditonton atau tidak, saya tidak peduli. Saya buat video ini bukan sebagai pendakwah, bukan sebagai ustaz,"

"Tetapi sebagai seseorang yang lahir dan besar di Timur Tengah, sebagai orang yang tempat lahirnya (dulu) satu negara dengan Suriah,"

"Mesir dan Suriah dulunya satu negara, satu pemerintah, satu presiden, satu PM, jadi saya tahu betul apa yang terjadi di Suriah," ucapnya.

Al Fuli melanjutkan ada tiga point yang ingin ia sampaikan dalam videonya tersebut.

Poin pertama, bahwa Suriah dulu dipimpin oleh rezim yang namanya Bashar al-Assad. Sebelumnya yang menjabat adalah ayahnya Bashar. Menurut Al Fuli, baik Bashar dan ayahnya adalah nonmuslim.

"Mereka nonmuslim. Mereka tidak percaya pada Allah subhanahu wa ta'ala. Silakan cek sendiri, apa itu aliran Alawiyyin atau Nushairiyin. Mereka bukan Sunni, bukan Syiah. Mereka nonmuslim," 

"Dan mereka (Alawiyyin atau Nushairiyin) bukan nonmuslim yang ingin damai dan masuk pemerintah seperti biasa, tetapi mereka nonmuslim yang memusuhi agama Islam," tegas Al Fuli.

Baca juga: Pemukulan Perempuan di Bener Meriah Viral di Medsos, Pemilik Video Ceritakan Kronologisnya

Pria Mesir itu lalu menceritakan sebuah kisah satu warga Suriah yang ditangkap oleh tentara Bashar al-Assad dan dipaksa mengucapkan 'La Ilaha illa Bashar'.

"Coba bayangkan. Tetapi dia (orang Suriah) itu tidak mau, dan tetap mengucapkan La Ilaha Illallah. Maka dia dukuburkan hidup-hidup, dan videonya ada," ungkap Al Fuli sembali menyerakan video dimaksud.

Poin yang kedua, lanjutnya lagi, Suriah saat ini sudah bebas dari penjajahan rezim Bashar al-Assad. Rezim Bashar al-Assad disebutkannya merupakan penjajah, sama seperti penjajahan israel terhadap Palestina.

"Penjajahan Israel tidak sampai membunuh satu juta orang Palestina sejak tahun 1948, tetapi rezim Bashar membunuh lebih dari 1 juta orang Suriah,"

"Jadi semua orang muslim yang aqidahnya lurus, harus dan wajib bahagia atas kemenangan ini," ucapnya.

Berikutnya, point yang ketiga, Al Fuli mengatakan bahwa demi Allah, kiamat sudah dekat.

Hal ini merujuk kepada hadis-hadis Rasulullah Saw tentang perang di akhir zaman, dan tentang konflik-konflik yang terjadi di negeri Syam.

Baca juga: Lagi, Oknum Guru SD di Subulussalam Cabuli Belasan Anak Didiknya

"Pusatnya negeri Syam itu adalah Suriah, bukan Palestina," tukas Al Fuli.

"Dengan pembebesan Suriah hari ini, ini akan menyebar ke Palestina, Insya Allah,"

"Maka teman-teman yang masih jauh dari Allah Swt, ayo segera kembali ke jalan yang benar. karena kita sudah di akhir zaman," pungkas Al Fuli.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved