Dek Fad Curiga, Teror Granat di Rumah Bustami Propaganda Politik
"Jangan jadi propaganda politik," sambung Dek Fad lagi. Tetapi tidak diketahui kepada siapa dimaksudkan pernyataan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/nanggroe/foto/bank/originals/Dek-Fad.jpg)
TRIBUNNANGGROE.COM - Bakal calon wakil gubernur Aceh, Fadhlullah alias Dek Fad, curiga bahwa teror granat di rumah calon gubernur Aceh, Bustami Hamzah, pada Senin (2/9/2024) Subuh merupakan bagian dari propaganda politik.
"Mana ada warga masyarakat punya granat. Bisa saja ini praktik propaganda yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab yang justru dilakukan untuk menguntungkan pihak-pihak tertentu secara politik," katanya sebagaimana dikutip dari Serambinews.com, Selasa (3/9/2024)
"Jangan jadi propaganda politik," sambung Dek Fad lagi. Tetapi tidak diketahui kepada siapa dimaksudkan pernyataan tersebut.
Seperti diketahui, pada Pilkada Aceh 2024, Dek Fad yang juga Ketua DPD Gerindra Aceh merupakan pasangan bakal calon Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem).
Sedangkan rivalnya, Bustami Hamzah berpasangan dengan Tgk HM Yusuf A Wahab atau akrab disapa Tu Sop.
Dek Fad mengatakan Pilkada Aceh wajib dijalankan dengan damai.
"Kita perlu ciptakan bagaimana politik di Aceh berjalan dengan baik dan menyenangkan," kata Dek Fadh.
"Persaingan dalam Pilkada dapat berjalan dengan baik. Mari kita ciptakan politik sehat," tambah anggota DPR RI dua periode ini.
Karena itu, pihaknya mengecam keras peristiwa penggranatan rumah pribadi Bustami Hamzah pada Senin (2/9/2024) subuh.
Ia mengatakan kasus penggranatan itu sangat bertolak belakang dengan kondisi Aceh yang sangat kondusif, nyaman, dan aman.
"Kasus ini harus diusut tuntas," tegasnya.
Terpisah Wakil Ketua DPP Partai Aceh, Dr Nurlis Effendi, mengatakan apa yang disampaikan Dek Fad sudah tepat.
"Saya percaya kasus ini akan diusut tuntas. Setelah tersangkanya tertangkap, baru ketahuan motifnya," katanya.
Nurlis mengatakan pengungkapan kasus ini akan membuat terang persoalan.
"Intinya kita jangan memperkeruh suasana. Apalagi ini dalam situasi politik. Jika dimunculkan tafsiran-tafsiran, maka bisa menjadi bias nanti," ujarnya lagi.
Menurut Nurlis, alangkah lebih baik mendukung aparat kepolisian.
Bahkan dengan tidak memperkeruh suasana pun sudah menjadi bagian dari menolong penegak hukum untuk mengungkap kasus itu.
"Kita sangat prihatin dengan keadaan seperti itu. Mari kita jaga suasana yang sejuk dan nyaman dalam berpolitik," tutup Nurlis.
Polisi selidiki secara mendalam
Satreskrim Polresta Banda Aceh, melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif dua pelaku aksi teror pelemparan bom Jenis granat di rumah calon Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, di Gampong Pineung, Senin (2/9/2024) dini hari.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian, karena melibatkan tokoh politik yang sedang bertarung dalam pilkada 2024.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kasat Reskrim, Kompol Fadilah Aditia Pratama, pihaknya telah mengantongi beberapa bukti dari TKP, termasuk rekaman CCTV.
Dimana, kata dia, dari hasil pemeriksaan sementara, ledakan diduga berasal dari granat. Namun, jenis granat yang digunakan belum dapat dipastikan.
"Tim kami masih melakukan analisis lebih lanjut untuk menentukan jenis granat yang digunakan dalam insiden ini.
Karena tidak dapat menduga jenisnya dan hasil terakhir untuk mengetahui jenisnya dari Labfor Polri," tambahnya.
Sementara dalam hal penyelidikan, dilakukan oleh Jibom Brimobda Aceh, Intelijen dan Reskrim baik dari Polda maupun Polresta Banda Aceh yang akan mengumpulkan barang bukti dan keterangan dari para saksi sebanyak empat orang baik dari keluarga maupun penjaga rumah.
Untuk dampak ledakan tidak menyebabkan korban jiwa.
Namun hanya kerusakan pada sudut kiri rumah sekitar pot bunga di samping garasi.
Untuk mobil yang diparkirkan di garasi hanya berdampak serpihan pada dindingnya.
Baca juga: Fakta-fakta Teror Granat di Rumah Bustami Hamzah, dari Pelaku hingga Spekulasi yang Berkembang
Baca juga: VIDEO - Viral Detik-detik Driver Ojol Wanita Pergoki Suami Bonceng Selingkuhan di SPBU
Sampai saat ini, polisi terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap motif serta menangkap pelaku di balik aksi nekat ini.
Pihak keamanan di sekitar lokasi kejadian juga telah diperketat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Selama status quo dan penyelidikan, jalur lintasan rumah dari calon gubernur Aceh tersebut ditutup untuk sementara.
Namun jika sudah selesai olah TKP dan penyelidikan, maka akan dibuka kembali seperti biasanya.(*)
Fadhlullah Calon Wakil Gubernur Aceh
Ketua DPD Gerindra Aceh Fadhlullah
Teror di Pilkada Aceh
teror bom
Teror Granat Propaganda Politik
Situasi Pilkada Aceh
Rumah Cagub Aceh Digranat
| Bapilu Partai Aceh: Jika Pelempar Granat tak Ditangkap, Berarti Kasusnya Menzalimi Diri Sendiri |
|
|---|
| Fakta-fakta Teror Granat di Rumah Bustami Hamzah, dari Pelaku hingga Spekulasi yang Berkembang |
|
|---|
| VIDEO - Rekaman CCTV Detik-detik Dua OTK Lempar Bom ke Rumah Calon Gubernur Aceh Bustami Hamzah |
|
|---|
| Internal Partai Aceh Riuh, Abang Samalanga dan Nurlis Memanas |
|
|---|
| Ketika Tu Sop tak Lagi Berharap Bersama Mualem: Saya Tarik Diri demi Kebaikan Partai Aceh |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.