Kamis, 16 April 2026

16 Pebulutangkis Indonesia Siap Berlaga di Kumamoto Masters Japan 2024

pemain dengan keterampilan skil tipu daya terbaik Indonesia ini juga bakal absen pada China Masters 2024 mendatang.

Tayang:
Penulis: Amat Sanuri | Editor: Yocerizal
zoom-inlihat foto 16 Pebulutangkis Indonesia Siap Berlaga di Kumamoto Masters Japan 2024
Kompas.com
Aksi pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting menjatuhkan diri ke lapangan pertandingan usai menundukkan lawannya pebulu tangkis Jepang Kento Momota pada babak kedua nomor perorangan Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (25/8/2018). 

Laporan Amat Sanuri | Banda Aceh

TRIBUNNANGGROE.COM - Turnamen BWF World Tour Super 500 Kumamoto Masters Japan 2024 resmi di gelar pada 12-17 November di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Kumamoto, Jepang.

Sebanyak 16 pebulutangkis Indonesia siap tampil untuk meraih gelar juara di berbagi sektor yang dipertandingkan pada BWF World Tour Super 500.

Namun, dari 16 wakil Indonesia yang bertanding, salah satunya tunggal putra unggulan, Anthony Sinisuka Ginting, dipastikan absen dalam perebutan gelar juara di Negeri Matahari Terbit bersama para atlet lainnya.

Tidak hanya turnamen Kumamoto Masters Japan 2024, pemain dengan keterampilan skil tipu daya terbaik Indonesia ini juga bakal absen pada China Masters 2024 mendatang.

Usut punya usut, absennya Ginting pada dua turnamen ini diakibatkan cedera pinggang yang dialaminya.

“Memang Ginting sudah merasakan sakit pada pinggangnya setelah Denmark Open lalu. Setelah kembali ke Indonesia, sudah diperiksa dan langsung proses pemulihan. 

Kondisinya sudah jauh lebih baik sekarang tapi belum terlalu siap untuk bertanding lagi jadi diputuskan untuk ditarik di dua turnamen ini,” ungkap sang pelatih, Irwansyah.

“Harapannya bisa pemulihan total, penguatan otot pinggangnya benar-benar maksimal supaya tahun depan sudah siap dan bagus,” harap Irwansyah. 

Baca juga: Pendaftaran Bakomsus Polri 2025 Dibuka untuk Lulusan SMK, D3, D4, dan S1, Berikut Syaratnya

Dilain sisi, Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang absen tahun lalu berkomentar tentang kondisi lapangan pertandingan yang mereka jajal kemarin.

“Ini pertama kalinya kami bermain di Kumamoto Masters, kondisi lapangannya agak berbeda dengan yang lain,” kata Rian

“Tadi mencobanya ada sedikit angin dan agak gelap juga ya jadi secara adaptasi harus lebih disiapkan lagi. Tapi secara keseluruhan masih ok,” sambungnya.

Fajar/Rian yang masih mengejar tiket ke BWF World Tour Finals 2024 sadar betul pentingnya Kumamoto Masters 2024. Oleh sebabnya mereka ingin memberikan yang terbaik satu langkah demi satu langkah.

“Masih sisa dua turnamen sebelum World Tour Finals dan kami masih mengejar untuk lolos. Tapi kami tetap ingin enjoy menikmati pertandingan, tidak mau terlalu memikirkan hal itu (lolos World Tour Finals),” ungkap Rian

“Target pasti ingin jadi yg terbaik tapi lebih fokus ke step by step saja,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved